HIPMINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Provinsi Lampung. Pembukaan Munas berlangsung meriah dan dihadiri ribuan kader HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari anggota muda hingga para senior yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi dan pembangunan ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar HIPMI yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, HIPMI telah melahirkan banyak pengusaha nasional yang tidak hanya membangun usaha, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat fondasi ekonomi bangsa.

“HIPMI telah menjadi salah satu pilar penting penggerak ekonomi bangsa. Banyak pengusaha nasional lahir dari organisasi ini dan berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan serta memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa peran pengusaha muda akan semakin penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berkembang. Karena itu, kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan Munas XVIII HIPMI. Ribuan kader yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi sebagai bagian dari momentum konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan pengusaha muda Indonesia.

Turut hadir dalam pembukaan Munas sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua MPR RI beserta Wakil Ketua MPR RI, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sekretaris Kabinet, Gubernur Lampung, serta para kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Kehadiran para tokoh nasional tersebut mencerminkan posisi strategis HIPMI sebagai mitra pembangunan ekonomi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, turut memberikan pesan kepada seluruh kader agar menjaga persatuan dan semangat kekeluargaan selama pelaksanaan Munas berlangsung.

Dalam sambutannya, Bahlil mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas organisasi serta menjadikan Munas sebagai ruang demokrasi yang sehat bagi seluruh kader HIPMI.

“Jangan sampai ribut di Munas HIPMI. Cukup era saya saja saat pemilihan,” ujar Bahlil yang disambut antusias oleh para peserta.

Momen menarik lainnya terjadi ketika Bahlil beberapa kali menyebut Presiden Prabowo dengan sapaan “Kakanda”, sebuah panggilan khas budaya HIPMI yang mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan antar kader lintas generasi.

Momen kebersamaan juga terlihat dari berbagai interaksi hangat antar kader lintas generasi yang memperlihatkan kuatnya budaya persaudaraan yang selama ini menjadi ciri khas HIPMI.

Semangat patriotisme, solidaritas, dan kolaborasi menjadi pesan utama dalam pembukaan Munas XVIII HIPMI. Para kader diingatkan bahwa HIPMI tidak hanya berperan sebagai organisasi pengusaha muda, tetapi juga sebagai wadah yang berkontribusi dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

“HIPMI bukan hanya organisasi pengusaha muda, tetapi rumah besar perjuangan ekonomi bangsa. Persatuan antar kader menjadi kekuatan utama untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat,” menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam pembukaan Munas.

Munas XVIII HIPMI di Lampung menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan usaha, membangun kolaborasi antar daerah, serta menyiapkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan.

Melalui forum tertinggi organisasi ini, HIPMI diharapkan terus melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang inovatif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tingkat nasional maupun global.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *