Hipminews.com – Kinerja PT PP (Persero) Tbk sepanjang 2025 mengalami tekanan signifikan dengan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 6,07 triliun. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya pendapatan serta lonjakan beban non-operasional, termasuk dampak pencatatan impairment dan restatement laporan keuangan senilai Rp 7,35 triliun. Di tengah kondisi tersebut, perseroan mulai melakukan langkah penyehatan fundamental, ditandai dengan penurunan liabilitas dan peningkatan perolehan kontrak baru di awal 2026. Ke depan, fokus restrukturisasi menjadi prioritas sebelum rencana konsolidasi BUMN Karya, termasuk dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yang masih dalam tahap evaluasi. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat kondisi keuangan sebelum proses integrasi dilakukan. Post navigation BI Tahan Suku Bunga di 6,25%, Pengusaha Muda Fokus Efisiensi Biaya Modal di Kuartal II Kemenperin Perluas Daftar Industri Penerima Insentif Pajak Berbasis Lingkungan