JAKARTA, HIPMI NEWS – Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 resmi menetapkan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 6,25%. Langkah ini diambil sebagai strategi “Pre-emptive” dan “Forward Looking” untuk memastikan nilai tukar Rupiah tetap stabil di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Keputusan ini menjadi sinyal bagi para pelaku usaha, khususnya anggota HIPMI, bahwa biaya pinjaman modal kerja di perbankan masih akan bertahan di level saat ini. BI menekankan fokus kebijakan moneter saat ini adalah menjaga arus modal masuk (capital inflow) agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

Para pengusaha diimbau untuk lebih selektif dalam melakukan penarikan kredit investasi baru dan disarankan mengoptimalkan pendanaan internal atau mencari instrumen pendanaan alternatif guna menjaga kesehatan cash flow hingga akhir semester pertama 2026.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *